Kayu jati adalah kayu yang indah secara alami dengan serat dan warna yang kaya, mulai dari emas madu hingga cokelat tua. Serat dan warnanya berasal dari lingkaran pertumbuhan, dan tidak ada dua potong kayu yang akan sama dalam hal serat atau warna.

Sebaiknya Anda menerima furnitur jati Anda dalam kondisi “alami” (tidak diminyaki atau dililin). Dengan cara ini, Anda dapat mengetahui kualitas jati tersebut, dan memiliki pilihan finishing. Beberapa produsen meminyaki atau melapisi furnitur jati mereka dengan poliuretan. Hal ini mungkin dilakukan untuk menyembunyikan cacat, dan membuat furnitur terlihat lebih menarik.

Finishing Alami (Pelapukan)
Jika jati dibiarkan tanpa finishing, maka akan lapuk menjadi abu-abu keperakan yang indah. Proses ini bertahap dan biasanya memakan waktu antara tiga hingga dua belas bulan, tergantung pada paparan sinar matahari. Hujan atau air tidak akan memengaruhi proses ini. Namun, Anda mungkin akan menemukan beberapa noda air saat pertama kali terkena elemen alam.

Anda dapat memilih untuk membersihkannya dengan sabun lembut dan air, atau membiarkannya saja. Bagaimanapun, dalam beberapa bulan, furnitur akan berwarna abu-abu secara merata.

Jika furnitur jati terkena hujan, serat kayunya akan sedikit terangkat. Ini adalah proses alami karena kayu sedikit mengembang dan menyusut dengan siklus basah dan kering. Ini tidak akan memengaruhi kekuatan atau daya tahan kayu. Jati akan kembali ke tekstur halusnya setelah proses pelapukan awal.

Finishing Minyak Jati
Minyak jati dapat diaplikasikan pada furnitur jati luar ruangan untuk memperpanjang tampilan estetika furnitur jati baru. Minyak jati, atau lapisan pelindung lainnya yang melindungi dari pemutihan sinar ultraviolet, menunda pemutihan kayu selama masih efektif. Lapisan pelindung ini sama sekali tidak memperpanjang umur furnitur. Furnitur jati tidak memerlukan perawatan untuk melindungi kayunya.

Minyak jati akhirnya menguap dalam enam hingga dua belas bulan (berdasarkan kondisi area dan paparan sinar matahari). Anda akan melihat bahwa lapisan minyak mulai menunjukkan beberapa garis kayu yang tidak diminyaki. Pada saat ini, Anda harus mengaplikasikan kembali minyak jati untuk mempertahankan warnanya. Jika perawatan minyak jati tidak diulangi, furnitur akhirnya akan memutih menjadi abu-abu keperakan.

Lapisan Poliuretan
Poliuretan digunakan untuk melapisi panel kayu jati pada perahu. Ini hanya untuk mempertahankan warna estetiknya, dan memberikan kilau yang halus. Kayu jati tidak memerlukan lapisan apa pun untuk menjaga kekuatannya.

Poliuretan pada akhirnya akan mengelupas. Galangan kapal biasanya mengaplikasikan tiga lapis poliuretan pada trim jati yang digunakan di perahu setiap tahunnya.

Menggunakan Bantal Luar Ruangan pada Kayu Jati
Sebelum meletakkan bantal apa pun di atas furnitur, bersihkan debu atau kotoran dengan menyeka furnitur menggunakan kain lembap. Furnitur jati premium Anda telah diampelas halus dan mungkin ada beberapa residu halus bahkan setelah dibersihkan selama pembuatan.

Furnitur jati Anda secara alami mengandung minyak. Harapkan sebagian minyak akan keluar setelah beberapa kali hujan pertama. Untuk melindungi bantal Anda, bawalah ke dalam ruangan saat Anda memperkirakan akan hujan, atau saat furnitur basah. Setelah furnitur mulai mengalami pelapukan (perubahan warna), tidak perlu lagi melepas bantal.

Jika bantalan Anda terkena noda atau perubahan warna karena serbuk gergaji atau minyak alami kayu jati seperti yang dijelaskan di atas, kotoran dan perubahan warna tersebut dapat dihilangkan dengan menggosok ringan menggunakan spons yang dibasahi sabun cuci piring (seperti Dawn) lalu membilas permukaannya dengan selang air. Jika diperlukan tindakan yang lebih kuat, Anda dapat menggunakan pasta yang terbuat dari sabun cuci piring dan Oxyclean.

Teak Banner-4