Kayu jati harus dikeringkan dalam oven selama sekitar tiga minggu hingga kadar air sekitar 12%-18% sebelum digunakan dalam pembuatan furnitur luar ruangan dari jati.

Proses pengeringan meningkatkan stabilitas dan kekerasan kayu. Jika kayu jati tidak dikeringkan dengan benar (bagian dalam memiliki kadar air yang lebih tinggi), maka furnitur akan mudah retak dan melengkung jika digunakan di area dengan kelembapan udara rendah.
Saat kayu mengering, ia menyusut. Jika lapisan luar kayu kering, tetapi lapisan dalam tidak kering saat furnitur dibuat, maka saat lapisan dalam beradaptasi dengan kadar air atmosfer (kadang-kadang hanya dalam waktu 8-10 hari), kayu akan melengkung atau retak untuk mengakomodasi penyusutan. Jika kayu jati dikeringkan dengan benar dalam oven, maka kadar air bagian luar dan dalam akan sama, dan furnitur akan stabil.

Teak Banner-1
Teak Banner-3

Karakteristik Kayu Jati
Jati adalah kayu keras bertekstur halus yang sangat padat [40 lbs cuft saat kering]. Kayu jati umumnya bertekstur lurus, tetapi kadang-kadang bergelombang. Kayu ini mengandung kadar silika yang tinggi yang menyebabkan mata pisau cepat tumpul.

Saat baru dipotong, permukaan kayu tampak kusam, dan kayu memiliki aroma khas yang menyenangkan yang disamakan dengan aroma kulit. Jati yang baru digergaji terasa sedikit ‘berminyak’ karena kandungan minyaknya yang tinggi. Salah satu fakta yang paling sering dikutip tentang karakteristik jati adalah daya tahannya.

Kayu ini tahan terhadap pembusukan yang disebabkan oleh jamur, dan kadar minyak resin yang tinggi dalam kayu membantu bertindak sebagai penolak serangga alami sehingga kayu memiliki ketahanan yang sangat tinggi terhadap serangan rayap dan serangga penggerek kayu lainnya.

Kayu ini tahan terhadap air dan banyak reagen kimia, termasuk asam. Kayu ini tidak bereaksi kuat saat bersentuhan dengan logam. Masa pakai kayu yang tidak diolah (tanpa pernis, cat, atau polesan) di tempat terbuka adalah 30 – 35 tahun.

Kayu Jati yang Memutih
Setelah kayu jati memutih karena pengaruh cuaca, warna aslinya masih dapat dipulihkan baik dengan aplikasi bahan kimia atau dengan pengamplasan ringan. Pembersih jati tersedia dari beberapa sumber (termasuk ART CLASSIC INTERNATIONAL). Pembersih ini bersifat kaustik, dan mengembalikan warna dengan menghilangkan lapisan tipis kayu dan sedikit mengangkat serat kayu. Jika Anda menggunakan pembersih jati semacam itu, pastikan untuk membilas furnitur secara menyeluruh, hingga residu berhenti berbusa. Ini mungkin membutuhkan beberapa kali pembilasan. Setelah membilas, biarkan furnitur benar-benar kering, lalu aplikasikan lapisan minyak jati.

Pengamplasan ringan pada kayu yang memutih akan menghilangkan lapisan atas yang memutih, dan juga mengembalikan warna aslinya. Sekali lagi, Anda perlu mengaplikasikan minyak jati segera setelah proses pengamplasan untuk mencegah pemutihan lebih lanjut.

Teak Banner-4